Pages

Selasa, 30 November 2010

Ciri dan Bentuk Bakteri

Ciri – Ciri Bakteri

Ciri- ciri bakteri adalah
• Merupakan mikroorganisme yang rata-rata berukuran 0,5-1mikron,dan panjang hingga 10mikron.
• Dapat hidup di berbagai lingkungan
• Dinding sel tersusunatas peptidoglikan,
• Bakteri ada yang memiliki flagela (cambuk),yang digunakan untuk bergerak
• Dapat membentuk sprora di dalam sel
Bentuk Bakteri

Ada 3 macam bentuk bakteri yaitu :

a) Bentuk batang (Basil)
Bakteri bentuk batang dikenal sebagai basil (berasal dari kata bacillus yang berarti batang). Bentuk ini dapat dibedakan:
• Basil tunggal, bakteri yang hanya berbentuk satu batang tunggal. Contoh: Salmonella typhosa penyebab penyakit tipus, Escherichiacoli bakteri yang terdapat pada usus dan Lactobacillus.
• Diplobasil yaitu bakteri berbentuk basil yang bergandengan dua-dua
• Streptobasil yaitu bakteri berbentuk basil yang bergandengan memanjang berbetuk rantai, misal Bacillus anthracis penyebab penyakit antraks, Streptpbacillus moniliformis, Azotobacter, bakteri pengikat nitrogen.


• Bentuk Bulat (Kokus)
Bakteri berbentuk bulat (bola) atau kokus dapat dibedakan:
• Monokokus yaitu bakteri berbentuk bola tunggal, misal Monococcus gonorhoe penyebab penyakit kencing nanah.
• Diplokokus yaitu bakteri berbentuk bola bergandengan dua-dua, misal Diplococcus pneumoniae penyebab penyakit pneumonia (radang, paru-paru).
• Sarcina yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok empat-empat membentuk kubus, misal Sarcina luten.
• Streptokokus yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok memanjang berbentuk rantai, misal Streptococcus lactis, Streptococcus pyogenes penyebab sakit tenggorokan dan Streptococcus thermophilis untuk pembuatan yoghurt (susu asam).
• Stafilokokus yaitu bakteri berbentuk bola yang berkoloni seperti buah anggur, misal Stafilokokus aureus, penyebab penyakit radang paru-paru.
Gambar bakteri bentuk bola


• Bakteri berbentuk spiral
Ada tiga macam bentuk spiral yaitu:
• Vibrio atau bentuk koma yang dianggap sebagai bentuk spiral tak sempurna, misalnya Vibrio Cholerae penyabab penyakit kolera.
• Spirochaeta (baca:spiroseta),yaitu golongan bakteri berbentuk spiral yang bersifat lentur. Pada saat bergerak, tubuhnya dapat memanjang dan mengerut.
• Spiral yaitu golongan bakteri yang bentuknya seperti spiral, misalnya Spirillum. Sel tubuhnya umumnya kaku.
Gambar Bakteri bentuk spiral
Stuktur Tubuh Bakteri

flagel melekat pada membran luar di dinding sel. Berdasarkan letak dan jumlah flagel yang dimiliki maka bakteri dibedakan menjadi:
 Monotrik: yaitu bakteri yang memiliki sebuah flagel pada satu ujungnya.
 Lopotrik :yaitu bakteri yang pada satu ujungnya memiliki lebih dari satu flagel.
Amfitrik : yaitu bakteri yang pada kedua ujungnya hanya terdapat satu buah flagel
 Peritrik :yaitu bakteri yang memiliki flagel pada seluruh permukaan tubuhnya.
Jenis-jenis bakteri berdasarkan jumlah flagel yang dimiliki

• Dinding sel untuk perlindungan ,tersusun dari pertidoglikan
• Membran sel untuk mengatur keluar masuknya zat
• Mesosom berfungsi sebagai pabrik energi
• Lembar fotosintesis (tilakoid)untuk berfotosintesis
• Sitoplasma tempat berlangsungnya reaksi metabolik
• DNA untuk mengontrol sintesis protein dan pembawa sifat
• Plasmid pembawa gen tertentu dapat ditransformasikan ke sel lain(ditularkan)
• Ribosom untuk tempat sintesis protein
• Endospora untuk mempartahankan diri dari kondisi buruk.

Ciri-ciri Archabacteria
• Banyak ditemukan di daerah berkondisi ekstrum,misalnya sumber air panas,dan air asin.
• Dindingselnya tidak mengandung peptidoglikan
• Eubacteria bersifat kosmopolit diberbagai lingkungan
Perbandingan ciri-ciri Bakteri dan Archaebacteria
Jenis-jenis Archaebacteria
Metenogen
 Hidup di lingkungan anaerobik,misalnya rawa,paya-paya,dan saluran pencernaan hewan
Menghasilkan gas metana (CH4) dari gas hidrogen (H2) dan karbon dioksida (CO2)
Contohnya Methanopyrus dan Methabacterium
 Halofil
Hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi, biasanya 12-15%.
Koloni halofil membentuk suatu buih berwarna ungu yang dihasilkan oleh enzim bakteriorhopsin.
Contohnya Halococcus, Halorubrum, haloarcula.
Termoasidofil(termofil ekstem)
Hidup di daerah bersuhu tinggi dan bersifat asam,misalnya disumber air panas.
 Sebagian besar merupakan organisme autotrof
Contoh Sulfolobus, Pyrolobus Fumarii
Reproduksi Bakteri
Pada dasarnya reproduksi bakteri ada dua yaitu secara aseksual melalui pembelahan biner dan secara seksual melalui konjugasi.
• Reproduksi Aseksual
Bakteri melakukan pembelahan biner. Pembelahan biner adalah pembelahan langsung tahapannya pembelahan mitosis.dari satu sel terbentuk dua,empat,delapan,enam belas,dan seterusnya.di awali dengan proses replikasi DNA menjadi dua DNA identik,diikuti pembagian sitoplasma dan akhirnya terbentuk dinding pemisah di antara kedua sel anak bakteri.
 Pada pembelahan Biner , sifat sel anak yang dihasilkan sama dengan sifat sel induknya.
Pembelahan diri secara biner (langsung)

• Reproduksi Seksual
Reproduksi secara seksual terjadi melalui proses konjugasi. Kojugasi terjadi jika dua bakteri yang berdekatan memunculkan saluran jonjugasi sehingga saling berhubungan. Atau Konjugasi adalah bergabungnya dua bakteri (+ dan –) dengan membentuk jembatan untuk pemindahan materi genetik
Konjugasi
Rekombinasi DNA Bakteri
• Rekombinasi DNA bergabungnya dua DNA dari sumber yang berbeda.DNA dari bakteri “jantan”dapat melakukan rekombinasi dengan DNA dari bakteri “batina”. Selain rekombinasi melalui konjugasi, terdapat pula rekombinasi DNA melalui peristiwa tranformasi dan transduksi

• Transformasi
adalah perpindahan materi genetik berupa DNA dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain.
• Transduksi
adalah pemindahan materi genetik bakteri ke bakteri lain dengan perantaraan virus.
Transformasi

Transduksi

Pengelompokan bakteri berdasarkan cara memperoleh makanan
• Bakteri Heterotop
Adalah bakteri yang hidup dengan memperoleh makanan berupa zat organik dari lingkungannya karena tidak dapat menyusun sendiri zat organik yang dibutuhkannya. Bakteri heterotop dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu bakteri saprofit dan parasit.
o Bakteri saprofit adalah bakteri yang mendapatkan zat organik dari sampah,kotoran,bangkai, atau makanan.
o Bakteri parasit adalah bakteri yang mendapat zat organik dari organisme lain,baik dari manusia, hewan, maupun tumbuhan.


Bakteri Autotro
adalah bakteri yang dapat menyusun zat makanan sendiri dari zat anorganik yang ada . Dari sumber energi yang digunakannya, bakteri autotrof (auto = sendiri, trophein = makanan) dibedakan menjadi dua golongan, yaitu: bakteri fotoautotrof dan bakteri kemoautotrof.
 Bakteri fotoautrotof
Bakteri fotoautrotof yaitu bakteri yang memanfaatkan cahaya sebagai energi untuk mengubah zat anorganik menjadi zat organik melalui proses fotosintesis. Contoh bakteri ini adalah: bakteri hijau, bakteri ungu.
Bakteri kemoautrotof
Bakteri kemoautrotof adalah bakteri yang menggunakan energi kimia yang diperolehnya pada saat terjadi perombakan zat kimia dari molekul yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan melepaskan hidrogen. Contoh bakteri ini adalah: Nitrosomonas. Nitrosomonas dapat memecah NH3 menjadi NH2, air dan energi.
Penggolongan bakteri berdasarkan kebutuhan oksigen
Bakterin yang memerlukan oksigen bebas untuk reaksi-reaksi pernapasannya digolongkan kedalam bakteria erobik
 Contoh :bakteri Nitrosomonas. Bakteri ini memerlukan oksigen untuk memecahkan amonia (NH3)menjadi nitrit(HNO2).prosesnya adalah
NH3 + 3O2→2HNO2+2H2O+energi
Amonia nitrit
Hasil pemecahan amonia menjadi nitrit menghasilkan energi yang akan dimanfaatkan oleh bakteri tersebut.

Bakteri Anaerobik adalah bakteri asam susu,yakni bakteri yangdapat mengubah gula menjadi asam susu.
 Contohnya Lactobacillus bulgaricus yang digunakan untuk membuat yoghurt.
C6H12O6→2CH3CHOH.COOH+enargi Gula asam susu
Peranan bakteri dalam kehidupan manusia
Bakteri yang menguntungkan
• Escherichia coli membusukkan makanan di dalam usus besar dan menghasilkan vitamin K. Vitamin K membantu proses pembekuan darah
• Rhizobium bersimbiosis dengan kacang-kacangan dan dapat menambat nitrogen bebas dari udara. Bakteri ini menyuburkan tanah.
• Azotabacter hidup bebas di tanah dan dapat menambah nitrogen dari udara.
• Lactobacillus casai digunakan dalam proses pembuatan keju.
• Acetobacter xylinum digunakan dala proses pembuatan nata de coco yang di buat dari air kelapa.
• Steptomyces griceus dapat menghasilkan antibiotik steptomisin. Bakteri ini di kembangkan oleh industri obat-obatan.
• Lactobacillus bulgaricus digunakan dalam proses pembuatan susu asam.(yoghurt).
Bakteri yang merugikan
Contoh bakteri yang merugikan
• Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit TBC
• Mycobacterium leprae penyebab penyakit leper
• Treponema pallidum penyebab penyakit sifilis (raja singa)
Manfaat Archaebacteria dalam kehidupan
• Metanogen merupakan pengurai penting dalam pengolahan limbah.
• Digunakan sebagai zat tambahan dalam detergen
• Enzim archaebacteria berguna dalam industri makanan untuk mengubah pati jagung menjadi dekstrin
Sterilisasi
 Steril artinya bebas mikroorganisme lain, atau suci hama.
• Sterilisasi alat.
Agar bebas dari bakteri dan mikroorganisme lainnya, alat-alat dapat disterilkan dengan cara:
• Dimasukan ke oven dengan suhu 170-180˚C,selama 2jam
• Ditanak selama 1 jam,3kali berturut-turut setelah 24jam(disebut juga tyndalisasi)
• Dimasukan ke autoklaf,pada suhu 121˚C,tekanan 15atm/cm² selama 15 menit.
• Sterilisasi bahan makanan.
• Ditanak selama 1 jam,3kali berturut-turut setelah 24jam
• Disterilkan dengan menggunakan autoklaf.
• Penawetan makanan
Makanan dapat diawetkan dengan diberi garam,gula,cuka,dikeringkan,didinginkan,atau diberi zat pengawet.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Masukan Nama Penyanyi - Judul Lagu

Mesin Cari Free Download Mp3 Gratis